The Fugitive Lawyer Makoto Narita Bahasa Indonesia
The Fugitive Lawyer Makoto Narita Bahasa Indonesia
Makoto digambarkan sebagai pengacara muda dengan masa depan cerah. Ia cerdas, idealis, dan memiliki reputasi sebagai sosok yang tidak mudah tunduk pada tekanan. Di mata banyak orang, Makoto adalah pengacara yang benar-benar peduli pada nasib kliennya, bukan sekadar mencari uang atau popularitas.
Namun, justru sifat inilah yang membuatnya memiliki banyak musuh. Ia berani melawan pihak-pihak besar yang memiliki kuasa, bahkan rela mempertaruhkan karier demi kebenaran. Hingga suatu hari, sebuah kasus besar mengubah segalanya.
Makoto dituduh terlibat dalam pembunuhan seorang klien pentingnya. Bukti-bukti yang ditemukan semua mengarah padanya—padahal ia sama sekali tidak melakukannya. Dari sini, kita melihat bagaimana sistem hukum bisa dipermainkan oleh mereka yang memiliki kekuatan politik dan uang.
Kehidupan Sebagai Buronan
Namun, alih-alih menyerah, Makoto memilih melarikan diri. Dalam pelariannya, ia menemukan sisi lain dari dirinya: meski hidupnya hancur, naluri pengacaranya tetap hidup. Ia tidak bisa menutup mata ketika melihat orang-orang kecil tertindas oleh hukum yang tidak adil.Di setiap kota yang ia datangi, Makoto seringkali membantu orang-orang yang terjebak dalam masalah hukum. Ia menyamar, menyembunyikan identitas, namun tetap berperan sebagai “pengacara bayangan” yang menegakkan keadilan meskipun ia sendiri dicap kriminal.
Pertarungan Melawan Sistem
Salah satu hal menarik dari kisah The Fugitive Lawyer: Makoto adalah bahwa musuh utamanya bukan hanya polisi yang mengejarnya, melainkan sebuah sistem besar yang busuk. Di balik tuduhan palsu yang menjeratnya, ada jaringan politikus, pengusaha, dan oknum aparat yang bekerja sama menyingkirkannya.
Mereka tahu bahwa Makoto terlalu berbahaya: ia adalah pengacara yang berani membongkar kebenaran dan tidak bisa dibeli. Karena itu, satu-satunya cara untuk menghentikannya adalah dengan menghancurkan reputasi dan kehidupannya.
Namun, yang tidak mereka duga adalah, justru ketika Makoto menjadi buronan, ia semakin sulit dikendalikan. Ia bebas bergerak, bebas mencari bukti, dan semakin dekat mengungkap siapa dalang di balik konspirasi yang menjebaknya.
Tidak ada komentar